Tampilkan postingan dengan label Hoby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hoby. Tampilkan semua postingan

Mari Bersedekah Ringankan Beban Generasi Penerus Bangsa

Dlingo : Pada kesempatan bulan September 2017 Gema Angkasa telah melaksanakan sedekah rutin, target sedekah kali ini adalah anak-anak, pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi dan sosial namun memiliki daya semanggat yang kuat untuk melanjutkan sekolah dan menjemput impian. kami merasa bersemanggat melihat adik-adik generasi penerus bangsa yang tetap bertahan meskipun memiliki banyak keterbatasan, berikut ini adalah profil kegiatan sedekah di bulan september 2017 :

1. Adek Rofi pelajar SD tidak bersama orang tuanya Lagi, saat ini dalam asuhan bp.sarbini ; rt.4, kebokuning, terong, dlingo, Bantul @gemaangkasa-berbagi 11-2017
2. Adik farel (1th) punya kaka Fara (13th) bersama ibu Suratmi bekerja srabutan finishing daun pintu, RT.3 dusun Tekik, Desa temuwuh, kec.dlingo, Kab.Bantul, DIY...@Gemaangkasaberbagi 12-2017
3. Bbrp tahun yg lalu Gema Angkasa sempat menjenguk rumah Dek Keysa, namun saat ini keadaan sudah berbeda dirumah mereka figur Seorang Bapak disana sudah tiada, kembali ke sisi Alloh Tuhan YME. RT.06, Dusun Loputih, Desa Jatimulyo, Dlingo, Bantul @gemaangkasa-berbagi 13-2017
4. Adek Heri Prasetyo Dan Adek Aulia Rahma, satu dusun berbeda keluarga namun memiliki nasib yg sama, yg satu yatim yg Satunya Lagi Piyatu, tetap semanggat adik2ku sayang: Dusun Kebosungu, Desa Dlingo, Kec.Dlingo, Kab.Bantul @gemaangkasaberbagi-14 and15-2017

5. BU Dari adik yoga (kelas 3 SD) saat kami berkunjung si adik sedang memancing bersama teman2nya, sejak usia 16 bulan sang bapak meninggalkannya...@Dusun Sanggrahan2, Desa Muntuk, Dlingo, Bantul #gemaangkasaberbagi-16-2017
6. Mas Hafif memiliki cita-cita sederhana "yang penting sekolah"..berjalan kaki 5-6 KM setiap hari...semoga sepeda nya bermanfaat @Rt.3, semuten, Jatimulyo, dlingo, Bantul.










PunkRock Ficus Ampelas Dlingo

Dlingo :

Ini adalah bahan bonsai jenis ficus ampelas
Tema      : " Hebat Di terpa Prahara" oleh Wisnu Jakas @ "yogyakarta" web link : http://www.aksisain.org/ ,
                 or blog @: http://lintasbataskita.blogspot.com/

Disain     : Bowo p "Gunungkidul" @ Facebook

Karya     : Sh. Tato "Dlingo-Bantul"

Progress : Penyesuaian Disain dengan Bahan

Music     : Super Tedjo Judul "Kami Indonesia" @ web : http://www.reverbnation.com/supertejo


Streblus / Serut Lanang "Dampit"

Lihat dengan sudut yang berbeda sebelum membuat keputusan, melihat dengan jelas dari depan ke belakang, kiri ke kanan untuk memutuskan rencana pemodelan terbaik, Sementara dalam proses pemuliaan dan pemodelan, menjaga mata terbuka pada keharmonisan dan konsistensi untuk posisi cabang dan batang. Tidak peduli itu adalah batang atau cabang menyeimbangkan ketebalan dan ketipisan dalam rasio alami mereka adalah kunci kebijaksanaan.


Susah  jika struktur dan aturan main di paksakan, ya seperti kata kata di atas, butuh ketelitian dan kenjelimetan yang exstra. Tapi karena saya masih anak-anak dalam hal bonsai ya kira-kira nanti jadinya seperti ini lah:






Bakalan Ficus Rampelas Informal Up right

Untuk membuat gaya Tegak Informal mungkin gaya termudah untuk para pemula. Tapi bagi saya kok sulit banget ya perasaan. Karena saya sebenarnya sudah memiliki bakalan ficus Rampelas dengan bentuk yang lebih cococ jika di buat menjadi model Formal Upright, namun seperti kata beberapa master bonsai "bahwa tidak ada istilah jadi untuk bonsai". Bakalan yang saya miliki ini lumayan besar seperti gambar di bawah :
 
Bakalan ini masih membutuhkan batang meruncing, namun daya dukung akar sudah siap, Batang pohon saya berencana untuk membentuk  serangkaian liku cabang. 

Cara mengembangkan batang pada tegak informal adalah dengan metode grounding , di mana pohon tersebut dibiarkan berkembang jauh, untuk mengentalkan atas. Pohon ini kemudian dipotong kembali ke beberapa inci, idealnya di atas tunas dan kemudian dibiarkan tumbuh lagi. Proses ini diulang beberapa kali, setiap kali dipotong. dalam beberapa tahun akan memiliki batang yang baik dan kemudian dapat mengatur tentang pembentukan cabang.

Bisa juga di tambahkan Jin (sisa-sisa diukir cabang mati atau tidak diinginkan agar terlihat seperti anggota tubuh mati dan membusuk di pohon). 


Nah...saatnya membuat skesa finising dari mimpi saya lagi, tralalalalala.........liat di bawah:


Ficus Rampelas masih bakalan tapi Gayanya Unik

Mengurus bonsai adalah sesuatu pekerjaan yang memakan waktu lama, belum lagi prosesnya yang melelahkan. Tapi dapatkah anda bayangkan menggabungkan tugas yang berat dan kompleks tersebut dengan membangun model unik dengan bakalan yang sudah unik, terasa menyenangkan..contohnya bakalan bnsai fikus rampelas ini ni :
Tampak sisi Belakang
 Rencana nya neh..atau tepatya mimpi saya akan saya bentu sehingga menjadi seperti ini :

Tampak Sisi belakang versi Edit
Anda tak perlu membayangkan lebih jauh, karena ssseorang seperti saya ini sudah terlalu jauh tersesat dalam keracunan mencintai bosai..hehehe, lalu tampak dari samping fotonya seperti ini :

Tampak Samping
 Dan mudah mudahan dalam 2 tahun akan berubah seperti gambar di bawah :

Tampak samping setelah edit

Ficus Rampelas Akar Meragkak

Pada bula Januari 2012 lalu saya juga mengambil sebagian dari kekayaan alam untuk melengkapi koleksi saya, dalam pengambilan tersebut saya juga menanam tanaman pengganti dengan cara menyebarkan bibit ficus di lingkungan sekitar lokasi saya menemukan fikus Rampelas dengan akar merangkak ini.


Kemudian saya coba membuat sketsa gambar yang mudah-mudahan dapat saya jadikan acuan untuk membentuk bakalan bonsai jenis ficus rampelas seperti gambar di bawah.



Bagi anda yag gemar dan hoby mengoleksi bonsai, kasih masukan ya...

Ficus Rampelas / Ampelas Multi Trunk


Lagi Lagi Rampelas yang menarik perhatian saya di perburuan, lokasinya yang menenpel di tebing dengan ketinggian di atas 10 meter merupakan tantangan tersendiri, ini adalah salah satu koleksi saya pada bulan februari lalu namun foto masih yang lama, kondisi sekarang sudah tumbuh akar, ranting dan daun.


Kemudian saya berharap nantinya bisa di bentuk seperti ini :


Ficus Rampelas Langka

Hasil Perburuan kemarin 10 April 2012 terasa cepat namun tidak disangka setelah saya bolak balik, ternyata ada bahan bakalan bonsai jenis ficus ampelas/rempelas lihat disini yang unik menurut saya. Setidaknya bentuk bonsai ini mirip tubuh manusai berkepala kucing/harimau yang sedang membawa binatang buruan berupa biawak.

Kemudian saya coba buatkan seketsa sebagai berikut :


Belajar membuat seketsa bonsai


Pada Tanggal 8 April 2012 yang lalu saya menemukan bakalan bonsai, kemudian saya mencoba membuat seketsa gambar sebagai acuan saya dalam membentuk bakalan bonsai tersebut pada akhrnya. 














Nah setelah saya utak atik, saya menginginkan bakalan bonsai ini menjadi seperti gambar di bawah:


















Ternyata benar kata einstein bahwa imajinasi itu jauh lebih penting dari pada kemampuan akademik, walaupun masih sederhana namun mengasikan bagi saya, tentu saya juga berharap agar para master bonsai memberikan masukan atas sketsa saya ini, Trimakasih.

Bonsai sebagai Pelepas Kepenatan

Sebagian orang merasa memelihara dan merawat bonsai itu sulit dan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kenyatan itu memang benar tapi jika dikaitkan dengan hobi dan hasil yang didapatkan, hal itu tidak semuanya benar. Ketertarikan terhadap bonsai telah ada sejak saya duduk di bangku SMA atau lebih detilnya bisa di lihat Disini. Saat itu orang tua saya mencoba membuat dan menanam serta berburu bibit bonsai.

Dari situlah saya menemukan keasyikannya sendiri. “Ada kepuasan tersendiri jika bisa menyempurnakan bentuk pohonnya yang kerdil,”. Berburu bahan dasar bonsai tidak bisa sembarangan, harus ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Persyaratan yang dimaksud adalah tanaman harus mempunyai masa hidup yang panjang dan lain sebagainya seperti riwayat bonsai Disini. Bonsai yang semakin tua bentuknya semakin indah, slain itu tanaman ini mempunyai perbandingan ukuran daun dan ukuran batang yang serasi. Ini hanya dimungkinkan jika tanaman tersebut mempunyai ukuran daun yang kecil.

Tanaman yang dipilih juga sebaiknya mempunyai bentuk cabang yang indah dan artistik. Seni tanaman bonsai ini ada pada bentuk percabangannya. Ada beberapa bentuk percabangan seperti bentuk lurus, miring, natural atau menggantung. “Untuk mendapatkan bonsai yang sesuai dengan kriteria seperti di atas bukalah hal yang mudah. Bagi saya semua itu melalui proses yang panjang dan belajar dari pengalaman. Saya pernah mendapatkan bibit yang dirasa baik, namun ketika sudah ditanam justru mati, belajar dari pengalaman dalam membudidayakan bonsai merupakan hal yang mengasyikan.

Dlingo Bonsai, Sebagai Sebuah Kreatifitas