Gema Angkasa Bhakti Wana 2016

Dlingo : Gema Angkasa Bhakti Wana adalah kegiatan rutin yang dilakukan Oleh Gema Angkasa Dlingo. Kegiatan Tersebut adalah kegiatan penghijauan dengan penanaman bibit pohon pada lokasi yang telah ditentukan. esensi penting dari kegiatan ini adalah pendidikan yang ingin ditanamkan kepeda generasi muda terkait dengan kesadaran pelestarian lingkungan dengan menanam pohon.

Wakil Bupati Bantul Drs abdul halim muslih secara simbolis menanam pohon untuk mengawali penanaman 1000 pohon di dusun Saradan Desa Terong Dlingo, Sabtu, 19 Maret 2016 jam 09.15 Wib. Penananaman 1000 pohon mengambil tema “Gema Angkasa Bhakti Wana 2016” dihadiri oleh Muspika Kec. Dlingo, Pamong Desa Terong, warga masyarakat, tamu undangan dan pelajar dari SD hingga SMA sebanyak 150 orang.

Dalam sambutannya sebelum acara simbolis tanam pohon, Wakil Bupati Bantul mengapresiasi kegiatan dengan pesan agar generasi muda tidak hanya menanam tapi juga memelihara tanaman. dan berharap Gema Angkasa Dlingo terus berkarya dan berinovasi untuk kemaslahatan masyarakat Kecamatan Dlingo yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dlingo menurutnya dengan kekayaan alam dan budayanya mempunyai daya tarik untuk pengembangan pariwisata yang saat ini sudah terlihat menggeliat. Pada kesempatan ini juga dipaparkan rencana pengembangan pariwisata alam berupa rencana pembuatan embung Gadung oleh penyelenggaraan kegiatan, yang merupakan proposal untuk mendapatkan dukungan pemda tentang penyediaan prasarana sarana pendukung pada 2017 mendatang yang telah diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan.

Danramil 11/Dlingo Kodim 0729/Bantul Berikan Wawasan Kebangsaan pada Siswa SMK Pembangunan Dlingo

 
Dlingo :pwrionline.com: Guna meningkatkan pendidikan karakter bangsa di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar di wilayah Dlingo, Bantul, Komandan Koramil (Danramil) 11/Dlingo Kodim 0729/Bantul, Kapten Inf Surono, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa SMK Pembangunan Dlingo.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dengan menyambangi sekolah-sekolah yang berada di wilayah Dlingo dalam rangka meningkatkan pendidikan karakter bangsa di kalangan generasi muda, khususnya siswa-siswi baik tingkat SD, SLTP, maupun SLTA di wilayah Dlingo, Bantul,” ujar Surono di sela-sela kegiatannya.

Di samping itu, lanjutnya, pemberian wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, rasa cinta Tanah Air sedini mungkin di kalangan pelajar. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mencintai Tanah Air tercinta ini,” katanya. Dalam kesempatan itu, Surono juga mengingatkan agar para siswa jangan sampai terjerumus pada perilaku yang negatif. “Misalnya narkoba, tawuran, seks pranikah, dan lainya, serta belajar dengan baik, mengingat bahwa masa depan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki jiwa juang yang tangguh,”
Guna meningkatkan pendidikan karakter bangsa di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar di wilayah Dlingo, Bantul, Komandan Koramil (Danramil) 11/Dlingo Kodim 0729/Bantul, Kapten Inf Surono, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa SMK Pembangunan Dlingo. 
 
“Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dengan menyambangi sekolah-sekolah yang berada di wilayah Dlingo dalam rangka meningkatkan pendidikan karakter bangsa di kalangan generasi muda, khususnya siswa-siswi baik tingkat SD, SLTP, maupun SLTA di wilayah Dlingo, Bantul,” ujar Surono di sela-sela kegiatannya.

Di samping itu, lanjutnya, pemberian wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, rasa cinta Tanah Air sedini mungkin di kalangan pelajar. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mencintai Tanah Air tercinta ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Surono juga mengingatkan agar para siswa jangan sampai terjerumus pada perilaku yang negatif. “Misalnya narkoba, tawuran, seks pranikah, dan lainya, serta belajar dengan baik, mengingat bahwa masa depan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki jiwa juang yang tangguh,”

Pendataan Pohon Hasil Penanaman Tahun 2012

Dlingo : Pada tahun 2012 kami melakukan penanaman 1000 bibit pohon pada desa dlingo, desa jatimulyo dan desa muntuk. kegiatan tersebut kami namai dengan Gema Angkasa Bhakti wana 2012 disini. kemudian guna kepentingan tidak lanjut kami melakukan pendataan pohon yang telah kami lakukan. pendataan pohon juga sekaligus memberikan label pada pohon-pohon yang telah kami tanam.
 
Sesuai dengan target yang kami tentukan ternyata sepanjang jalur penanaman pohon yang kami tanami saat ini lokasi-lokasi tersebut menjadi objek wisata panorama, jalan-jalan yang semula hanya setapak kini sudah lebar dan cor beton. kami teringgat bahwa waktu kami menanam pohon hampir semua lokasi masih belum mendapatkan perhatian dari masyarakat karena kurangnya kesadaran akan potensi lingkungan yang dimiliki oleh masyaraa pada waktu itu.
 
dari hasil pendataan kami mendapatkan hasil sebanyak 470 pohon tumbuh subur dan berkembang dengan baik, sementara lainnya terdapat jejak-jejak pengerusakan dan akhirnya mati.kami berharap nantinya setiap pohon yang kami tanam akan memiliki semacam KTP sehingga masyarakat juga dapat memahami pentingnya pohon bagi kehidupan. setelah pendataan pohon selesai kami akan melanjutkan pada kegiatan sejenis namun untuk mengangkat potensi yang terdapat di desa terong, temuwuh dan muntuk.

Ditinggal ke Ladang, Motor Digondol Maling

Dlingo: sorotbantul.com-Nasib sial dialami Niyana (54) warga Padukuhan Seropan, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo. Sebab sepeda motornya hilang di kawasan Padukuhan Kanigoro, Desa Mangunan, Senin (08/02) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB.

“Jadi dia pergi menggarap ladang. Sementara sepeda motor diparkir dalam gubuk di tepi jalan yang jaraknya cukup jauh sekitar 700 meter. Sepulang dari ladang motornya sudah tidak ada,” ungkap anggota SPK Polsek Dlingo, Aiptu Ashari, Selasa (09/02/2016).

Dijelaskan, korban bukan sekali ini saja memarkir sepeda motor di tempat tersebut saat menggarap ladang sehingga dia anggap lokasi itu aman. Namun, tidak disangka pada kejadian Senin siang ada orang yang mengambil motor Yamaha Vega R nopol AB 2287 AK miliknya.

Setelah mengetahui sepeda motornya hilang, korban sempat mencari di sekitar lokasi tetapi tidak membuahkan hasil. Selanjutnya korban mendatangi Polsek Dlingo untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 7 juta.

“Pencurian ini karena korban teledor dengan memarkir sepeda motor di tempat yang kurang aman dan jauh dari pengawasan,” tambah Ashari.