Ficus Rampelas Langka

Hasil Perburuan kemarin 10 April 2012 terasa cepat namun tidak disangka setelah saya bolak balik, ternyata ada bahan bakalan bonsai jenis ficus ampelas/rempelas lihat disini yang unik menurut saya. Setidaknya bentuk bonsai ini mirip tubuh manusai berkepala kucing/harimau yang sedang membawa binatang buruan berupa biawak.

Kemudian saya coba buatkan seketsa sebagai berikut :


Belajar membuat seketsa bonsai


Pada Tanggal 8 April 2012 yang lalu saya menemukan bakalan bonsai, kemudian saya mencoba membuat seketsa gambar sebagai acuan saya dalam membentuk bakalan bonsai tersebut pada akhrnya. 














Nah setelah saya utak atik, saya menginginkan bakalan bonsai ini menjadi seperti gambar di bawah:


















Ternyata benar kata einstein bahwa imajinasi itu jauh lebih penting dari pada kemampuan akademik, walaupun masih sederhana namun mengasikan bagi saya, tentu saya juga berharap agar para master bonsai memberikan masukan atas sketsa saya ini, Trimakasih.

Bonsai sebagai Pelepas Kepenatan

Sebagian orang merasa memelihara dan merawat bonsai itu sulit dan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kenyatan itu memang benar tapi jika dikaitkan dengan hobi dan hasil yang didapatkan, hal itu tidak semuanya benar. Ketertarikan terhadap bonsai telah ada sejak saya duduk di bangku SMA atau lebih detilnya bisa di lihat Disini. Saat itu orang tua saya mencoba membuat dan menanam serta berburu bibit bonsai.

Dari situlah saya menemukan keasyikannya sendiri. “Ada kepuasan tersendiri jika bisa menyempurnakan bentuk pohonnya yang kerdil,”. Berburu bahan dasar bonsai tidak bisa sembarangan, harus ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Persyaratan yang dimaksud adalah tanaman harus mempunyai masa hidup yang panjang dan lain sebagainya seperti riwayat bonsai Disini. Bonsai yang semakin tua bentuknya semakin indah, slain itu tanaman ini mempunyai perbandingan ukuran daun dan ukuran batang yang serasi. Ini hanya dimungkinkan jika tanaman tersebut mempunyai ukuran daun yang kecil.

Tanaman yang dipilih juga sebaiknya mempunyai bentuk cabang yang indah dan artistik. Seni tanaman bonsai ini ada pada bentuk percabangannya. Ada beberapa bentuk percabangan seperti bentuk lurus, miring, natural atau menggantung. “Untuk mendapatkan bonsai yang sesuai dengan kriteria seperti di atas bukalah hal yang mudah. Bagi saya semua itu melalui proses yang panjang dan belajar dari pengalaman. Saya pernah mendapatkan bibit yang dirasa baik, namun ketika sudah ditanam justru mati, belajar dari pengalaman dalam membudidayakan bonsai merupakan hal yang mengasyikan.

Profil Club Surya Agung Dangwesi Dlingo

 
Nama Club     : PS SURYA AGUNG
Berdiri            : 1980an
Alamat            : Pancuran 06, Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta
Telepon           : 0817 4115 631
Web/blog         : http://www.PSSA80.Blogspot.com
Facebook         :  Surya_agung80@yahoo.co.id
Ketua              : Poniran
Direktur          : Mulyanto
Prestasi            : Kompetisi Aktif   di Devisi Dua PSSI PENGCAB BANTUL Sejak 2011
                           Tahun 2007 Juara 1 PSM CUP I
                           Tahun 2008 Runner Up PSM CUP II
                           Tahun 2011 Runner Up Grup Kompetisi Devisi II PSSI Pengcab Bantul
                           Tahun 2011 Runner Up PSM CUP III
  
Sejarah Singkat
Berawal dari beberapa orang berlatih sepak bola dilahan kosong yang terletak di tengah desa, beberapa dari orang tersebut setiap sore hari hadir dan berlatih sepak bola. Jumlahnya semakin banyak yang bergabung untuk ikut berlatih. Dan akhirnya dari jumlah anggota yang lumayan banyak tersebut sepakat untuk meratakan sebuah tanah kosong yang masih berbentuk Gundukan dengan luas yang tidak standar dengan ukuran lapangan.
Namun kegigihan dari sekelompok orang tersebut mampu merubah tanah gundukan tersebut rata dan dipergunakan untuk berlatih. Beberapa bulan kemudian sekumpulan orang itu semakin Solid dan kuat dalam berlatih sepak bola, bakat-bakat alami dari masing-masing pemain nampak. Keseriusan mereka akhirnya tertampung dalam sebuah turnamen yang diadakan sedesa hingga sekecamatan yang akhirnya tim ini menjadi juara.
Terbentuklah tim yang bernama SURYA AGUNG dengan seorang arahan Alm. Tono yang setiap harinya menunggui berlatih dan bertanding bergabungnya Bpk. Nano maka kursi kepelatihan dipegang tiga orang sekaligus pada waktu irtu yaitu Nano, Tono dan Kulman dan sering dijuluki NATOKA.
Tiga orang ini sukses membawa SURYA AGUNG menjuarai beberapa turnamen yang diadakan desa maupun kecamatan. Dari beberapa raihan juara yang diperoleh SURYA AGUNG berhak menjadi wakil dari kecamatan Dlingo pada waktu itu. Satu pemain Alm. Sagiyo yang sukses menjadi pemain teladan akan diberangkatkan kejakarta untuk bermain disebuah kompetisi namun satu hari menjelang keberangkatan beliau mendadak sakit hingga meninggal dunia.
diEra 90an minimnya turnamen yang diadakan desa ataupun kecamatan membuat nama SURYA AGUNG seperti tenggelam dan hanya cerita semata. Namun generasi penerus tim ini tak habis, bahkan sejumlah nama berhasil sukses membawa nama harum SURYA AGUNG. Bakat alami SURYA AGUNG bermunculan seiring dengan persaingan ketat, banyaknya bermunculan tim-tim sepak bola di Dlingo. Sejumlah nama seperti Sugiman ditahun90an, Susanto, Ahmadi hingga sekarang ini bermunculan bakat-bakat alami yang berlatih tanpa adanya seorang pelatih.
Hingga pada tahun 2007 PS SURYA AGUNG mengikuti Turnamen yang diadakan PSM Munthhuk PS SURYA AGUNG menjadi juara 1. Tahun berikutnya 2008 menjadi Runner UpDan Tahun 2011 PS SURYA AGUNG mengikuti Kompetisi Resmi PSSI Pengcab Bantul dan menjadi Runner Up Grup Ditahun yang sama PSM Cup III diadakan dan kembali PS SURYA AGUNG menjadi Runner Up. Musim 2012/2013, sejarah terus tertulis ketika PS SURYA AGUNG terus mengibarkan bendera dibawah terik sang surya, Berlatih, Bertanding dan Berprestasi...