Akhir 2009 Tahun Menyenangkan Di Dlingo

Liatlah Dunia Istriku, lihatlah dlingo disiang yang panas, saat mata liar memandang luas keseluruh antero yogyakarta dan tanpa batas, ini adalah kesempatan terakhirmu menghabiskan masa tumbuhnya ego dari dalam dirimu. Bersabarlah istriku sayang sungguhpun yang kau pikirkan adalah salah selama ini. Harus ada sakit mendera dan tajamnya pengalaman yang mengasah jiwamu. Rasakan dengan sanggat dalam, maka engkau akan merasa sendirian. bayangkanlah engkau tertidur maka sebenarnya seperti itulah yang akan kita jalani kelak. Tidak ada siapapun yang dapat menolong.

Rasakan satu demi satu pesakitan itu maka engkau akan semakin dewasa. lakukan saja banyak hal karena itu yang kamu inginkan. tapi inggatlah satu hal bahwa kodrat tetaplah tidak bisa di rubah meski sekuat apapun engkau berusaha.
Takdirmu saat ini bukanlah yang terkhir dan aku juga bukan sebuah terminal terakhir dalam hidupmu, karena seperti halnya sebuah mimpi yang berganti  layar dan judul dalam setiap episode. Aku hanya sebuah pilihan hidup bagimu meski engkau sebuah cahaya lilin bagiku. Aku tidak mungkin bisa memaksamu menjadi sebuah bara api yang membakar jiwaku hingga aku bisa bersemangat dan bergairah. Namun aku yakini bahwa engkau adalah sebuah anugerah terindah dalam hidupku.

Jauh dalam perasaaan dan kejujuranku yang tinggal secuil ini yang tertinggal hanya namamu dan anak kita. Betapapun beribu bahkan berjuta kepahitan yang kita alami harini dan kelak akan aku iklashkan semua ini untukmu dan anak kita. Aku tak perduli lagi apakah engkau merasakannya atau tidak tapi itulah kejujuranku.
Ada banyak hal yang sebenarnya aku ingin darimu, namu kita lahir dari dunia yang berbeda. Memintamu untuk mejadi inginku adalah sebuah keniscayaan karena kamu lebih tahu apa yang akan engkau berikan untukku. Mencoba untuk menjadi dirimu adalah sebuah kemustahilan karena kebodohanku adalah pakaiyan jiwaku dan sulit bagiku melepaskanya. Betapapun sulit untuk kita bersepaham, namun aku yakin ini lah hidup yang normal dan di alami oleh banyak orang. Sadarlah istriku kita adalah biasa dan keistimewaan kita hanya satu " KITA MEMILIKI SEORANG ANAK YANG CANTIK" yang tidak di miliki siapapun didunia ini.
Istriku...beranikan dirimu memilih jalan, hari ini juga kelak tidak akan pernah ada lagi sebuah penjara kehidupan dalam hidupmu. Aku percaya ada jalan terbaik bagimu yang sudah di siapkan-NYA untukmu. berjalanlah menurut nuranimu hadapi semua dengan ketegaran yang sama seperti saat ini. Maka akan engkau temukan siapa dirimu, namun ingatlah bahwa tidur adalah sebuah perjalanan nyata. Begitu juga hidup dan tujuan hidup yang nyata kita alami semata mata untuk meng asah jiwa sosial spiritual, itu bukan apa-apa karena kita bukan siapa-siapa. Kita hanya mendapatkan sebuah kepercayaan yang sakral untuk memperbaiki dan memutus mata rantai syaitan sebagai khalifah rendahan.
Anaku "Ara" tahun ini usiamu 2 tahun 2 bulan...engkau paham dan lebih paham tentang kebaikan yang engkau rasakan dan setiap ajaran yang kau anggap baik semua. Ada satu hal pesanku nak..jagalah kejujuran senyum dan tawamu karena itulah yang Ibu Bapak banggakan. Meski esok,lusa atau kelak Ibu Bapakmu akan tetap ada di hatimu, dan kamu adalah sebuah buah apel yang paling enak dalam hidup Ibu dan Bapakmu. Terimalah apa adanya dan syukuri setiap jengkal perlakuan yang sederhana ini.
Akhir tahun ini Istriku, Anakku adalah sebuah tahun yang harus kita inggat sepanjang masa meski hari ini detik ini tak kan pernah terulang sepanjang masa. Aku menyayangi kalian tapi maafkan aku karena aku tak punya kuasa atas cinta yang diberikan Alloh kepadaku dan atas segala keindahan yang pernah kita alami bersama. Sehingga hati harus berserah dan jiwa harus pasrah, andai kalian merasakannya maka seperti itulah perasaanku pada kalian.

2 Melu Omong:

Anonim mengatakan...

nderek bingah mas, mampir ten bagiosuko.blogspot.com njeh

Mas Koetot mengatakan...

Matur nUwun Sampun mampir...Insya Allah Kulo langsung meluncur

Posting Komentar

Saksampunipun Maos Nyuwun dipon Unek-Unekken