Arti Sahabat "Sebuah Cerita Sedih Dari Dlingo"

Dlingo : raniiranooz.blogspot.com : 29 Juli 2010, saat itu aku sedang asyik bermain dengan laptopku tibatiba ponselku bergetar, ada pesan dari seorang teman bernama Dhati yang semula kukira ingin mengajakku berjumpa. Setelah kubuka, isinya ..... "Innalillahi wa innaillaihi rojiun... Telah meninggal dunia dengan tenang sahabat kita FITRI NURAINI, ex-Mache'09. Akan dimakamkan besok pagi jam 10.00 WIB di Dlingo. Sekarang jenazah sudah dibawa ke Dlingo. Semoga diterima di sisi-Nya. Tolong sebarkan."
Tiba-tiba terhentak degup jantungku . Langsung aku mengisi ponselku dengan sejumlah pulsa karena sudah beberapa hari ponselku tidak berpulsa, untuk memastikan apakah itu benar. Dan ternyata benar, teman yang sering dipanggil 'Pipodh' telah berpulang ke rahmatullah karena terserang penyakit DB. Walaupun aku tidak menangis, tapi setelah membaca pesan itu rasanya tidak percaya dan aku merasakan kesedihan yang amat mendalam. Sedih karena ia telah tiada dan terlebih aku tidak akan pernah bisa bertemu dengannya. Padahal sudah lama ingin merencanakan untuk bertemu, tapi tidak pernah terwujudkan hingga ia telah dipanggil Yang Maha Kuasa.
 
Malam itu juga, aku mengajak beberapa teman untuk mengunjungi ke rumah duka di Dlingo. Bersama 7 teman, Yoga, Farid, Fitro, Anggi, Nana, dan 2 orang yang tidak aku kenal, bertemu di dekat Terminal Giwangan, bersamasama melawan dinginnya malam untuk melihat Pipodh untuk yang terakhirkalinya . Namun apa daya, setelah sampai di suatu tempat yang sangat gelap, jalan berkelokkelok, menaiki bukit yang sangat sepi, tibatiba mendapatkan kabar bahwa kami disarankan untuk pulang saja karena jika diteruskan kami bisa saja celaka karena ulah perampok. Terlebih lagi salahsatu motor yang mungkin saja tidak akan sanggup meneruskan perjalanan, alhasil kami pulang ke Yogya. Keesokan harinya, 30 Juli 2010, Pipodh akan di makamkan, dan aku juga tidak bisa datang karena suatu alasan.  

Sahabat, untuk kesekian kalinya aku minta maaf tidak bisa mengantarkanmu sampai ke tempat peristirahatanmu yang terakhir. Semoga diampuni segala khilafmu dan diterima segala amal dan kebaikanmu selama di dunia. Selamat jalan kawan, kamu akan selalu di hatiku dan semua orang yang menyayangimu. Sungguh betapa kita tidak berjodoh kawan, hingga ajal menjemputmu pun kita tidak juga dipertemukan. Semoga nanti kita dipertemukan di Surga milik Allah SWT.

4 Melu Omong:

Anonim mengatakan...

begitu lah kehidupan smua akan kembali ke pada NYA .kita sebagai manusia hanya bisa bedo'a dan bertawakal..................

Mas Koetot mengatakan...

Amin...Trimakasih Sudah Berkunjung

agustrianda mengatakan...

hemz....terharu diruku!

Mas Koetot mengatakan...

trmksh ya sudah mampir

Posting Komentar

Saksampunipun Maos Nyuwun dipon Unek-Unekken