Jathilan dangwesi Terong Dlingo

Jatilan atau biasa disebut kuda lumping adalah drama tari dengan adegan pertempuran sesama prajurit berkuda dengan senjata pedang, dimana tarian ini mengutamakan tema perjuangan prajurit yang gagah perkasa di medan perang dengan menunggang kuda dan bersenjatakan pedang. Namun demikian, masyarakat lebih mengenalnya sebagai sebuah tarian yang identik dengan tarian yang mengandung unsur magis dan kesurupan. Jatilan Yang Unik Jathilan merupakan kesenian yang menyatukan antara untur gerakan tari dengan magis, nampak dari gerakan tari yang atraktif dan bahkan berbahaya selalu ditampilkan diiringi musik khas jathilan. Kelompok penggamel hanya terdiri dari beberapa orang yang memainkan satu set gamelan sederhana yang terdiri dari masing-masing satu saron, kendang, gong, dan kempul.. 
Rt.03 (Dangwesi) Pancuran, Terong, Dlingo sudah sejak tahun 1994 merintis kembali budaya ini, Secara umum, Jathilan tidak mengalami perubahan mendasar dari segi musik pengiring. Kesan irama bertempo statis dengan sedikit variasi “lonjakan” di sana sini tetap dipertahankan. Tarian yang diperagakan pun cenderung berulang-ulang dan monoton dengan komposisi musik yang sederhana, namun dengan penuh semangat. Pagelaran ini dimulai dengan tari-tarian. Berikut adalah atraksi jathilan asli dari dangwesi :

Para penari yang umumnya menggunakan kuda kepang – bambu yang dianyam menyerupai kuda. Kemudian para penari bak kerasukan roh halus sehingga hampir tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan. Pada versi aslinya, para penari Jathilan akan melakukan adegan tarian yang terus-menerus tanpa berhenti sambil berputar-putar hingga salah satu dari mereka mengalami apa yang disebut trance (kondisi tidak sadarkan diri), atau biasa disebut kesurupan. 
Pemain jathilan dapat dengan mudah memakan benda-benda tajam sperti silet, pecahan kaca, atau bahkan lampu tanpa terluka atau merasakan sakit. Dan ketika mereka di lecuti dengan cambuk atau cemeti pun, tanpa membuat tubuh mereka memar atau tergores. Dalam pertunjukan jathilan juga disediakan beberapa jenis sesaji antara lain pisang raja satu tangkep, jajanan pasar yang berupa makanan-makanan tradisional, tumpeng robyong yaitu tumpeng robyong yang dihias dengan kubis, dawet, aneka macam kembang, dupa Cina dan menyan, ingkung klubuk (ayam hidup) yang digunakan sebagai sarana pemanggilan makhluk halus dan lain-lain. Hikayat Jathilan Sesungguhnya Jathilan merupakan sebuah drama tari yang menampilkan kegagahan seorang prajurit di medan perang dengan menunggang kuda sambil menghunus sebuah pedang.

2 Melu Omong:

COEZANT@YAHOO.COM mengatakan...

Siipp. video By SABDA Multivision pakde
Asholole'

Mas Koetot mengatakan...

mau titip iklan, banner dll, kirim pesan dulu ke 081.........atau email : adenaqisra@gmail.com heheehhe..murah ajah lah...bisa di cek blog ini sudah menempati urutan satu untuk kata kunci dlingo..salam, semoga anda selalu sukses

Posting Komentar

Saksampunipun Maos Nyuwun dipon Unek-Unekken