Masyarakat Dlingo Tunggu Hadiah Pulsa

Dlingo dalam masa PILKADA tahun 2010 di hebohkan dengan sms  yang mengatas namakan  salah satu calon Bupati dan Wabup yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah pekan depan. Masyarakat Dlingo antusias dalam menyebarkan sms yang beredar dengan harapan agar mendapatkan pulsa geratis dari salah satu calon kandidat dalam PILKADA tersebut. 
Isi sms tersebut adalah :
1. " Tim IDAMAN bekerjasama dengan operator cellular diindonesia akan memberikan pulsa geratis pada masyarakat bantul dengan nominal 50 ribu, sebarkan pesan ini pada 10 orang yang anda kenal dan pulsa akan kami kirim" 
2. "Pilih Hj.ida Idam Samawi dan Bp.Sumarno sebagai Bupati dan Wabup Bantul, Sebarkan Pada 50 orang yang anda kenal dan anda akan mendapatkan pulsa 20 ribu geratis, Layanan ini atas kerjasama Tim Idaman dan Operator Cellular Seluruh Indonesia"
Pada saat menulis informasi ini, masyarakat dlingo sanggat antusias dalam menyebarkan sms tersebut. Banyak dari masyarakat tersebut yang bahkan merelakan koceknya untuk beli pulsa khusus dalam menyebarkan sms tersebut dengan harapan "beli pulsa 20 ribu dapat pengembalian dari Tim Idaman 50 ribu". Sampai saat ini belum tampak  kecurigaan dari masyarakat dlingo. Mereka rata-rata sanggat percaya bahwa SMS tersebut benar adanya.
Harapan masyarakat dlingo agar mendapatkan pulsa geratis ini sudah merambah pada kalangan kawula muda "pemilih-pemilih pemula". Wajar hal ini terjadi karena kaula muda memang suka yang geratisan. Apabila hal ini berlanjut sampai menjelang PILKADA tentu hal ini akan menjadi sebuah fenomena kritis terhadap calon Bupati dan Wakilnya. Betapa tidak karena dampak sms ini tentu akan berpengaruh besar, apa bila realisasinya tidak seperti yang tertera dalam sms yang beredar tersebut.

5 Melu Omong:

Anonim mengatakan...

itu bisa saja bentuk black campaign dari orang yg tidak suka dengan cabup dan cawabup yg ada di sms tsb.. hati hati menyikapi..

Aang mengatakan...

Semua serba mungkin, karena politik adalah proses yang paling unik dalam sistem demokrasi kita, tentu masyarakat lebih cerdas dalam menyikapi black campaign, terutama masyarakat dlingo. Mereka sudah terbiasa dengan hal itu. makasih atas coment nya BRO.

Mas Koetot mengatakan...

Lho..Aang kok malah kasih koment jawaban ki, repot bisa-bisa admin di gulingkan ki, yo wes...ga papa...aku ta ngalah

Anonim mengatakan...

wedew....itu lagu lama dab....jo percoyo

Mas Koetot mengatakan...

Kata Kuncinya " JO PERCOYO " Sedulur

Posting Komentar

Saksampunipun Maos Nyuwun dipon Unek-Unekken