Dlingo Butuh Kincir Angin Pembangkit Listrik "Mimpiku"

Dlingo : "Kincir angin" menyebut nama ini sepertinya identik dengan negeri Belanda, namun bolehlah sejenak angan-angan saya terbang kesana. Pengen sepertinya pergi kesana, melihat sebuah negeri yang pernah menjajah negara kita. bukan bermaksud untuk membalaskan dendam masa lalu. Namun pengen belajar dan melihat langsung teknologi kincir angin di sana.
Terbayang wilayah pegunungan dlingo, di sebalah barat dan utara perbatasan di wilayah ini. terinspirasi untuk sekedar bermimpi membuat alat sebagai cadangan energi listrik alternatif. Seperti kita tahu sendiri, Listrik di Kecamatan Dlingo "gak ada hujan gak ada petir aja mati lampu, Pa lagi kalo hujan sudah dapat di pastikan "Pasti mati lampu". Secara teknis saya tidak begitu paham, namun saya yakin kincir angin dapat berfungsi optimal di daerah Kecamatan dlingo, lagian dari pada melihat tower cellular yang menjulang namun hanya membesarkan konglomerasi, mending melihat kincir angin yang bermanfaat bagi masyarakat.

Namun kapankah harapan saya ini akan terkabul, mungkin sulit, mungkin juga hanya fikiran saya saja yang terlalu!!!. Aku, nafasku dan seluruh ruh jiwa ini akan selalu berangan dan berangan sebagai wujud doa yang tak mungkin di usahakan karena keterbatasan kemampuan. Akan ku inggat betul hari ini dan selamanya bahwa aku sanggat ingin mewujudkannya, mewujudkan akses kemudahan bagi masyarakat Dlingo dengan Energi listrik alternatif kincir angin meski dalam alam khayalku dalam negri donggeng ciptaanku.

2 Melu Omong:

Anonim mengatakan...

monggo...mas sinau bareng2, dengan bahan/spare part seadanya.

Mas Koetot mengatakan...

Njeh..dalem dereng nate nyobi..kur mimpi..hehehehe

Posting Komentar

Saksampunipun Maos Nyuwun dipon Unek-Unekken